Tugas Softskill Kelompok - Analisis Jurnal
JUDUL
“Ekspor Dan Impor Pengaruhnya Terhadap Posisi
Cadangan Devisa Di Indonesia ”
VARIABEL
Variabel Independen (X) :
a.
Ekspor adalah penjualan komoditi ke negara
lain dengan mengharapkan pembayaran dalam bentuk valuta asing. Dinyatakan dalam
Juta USD.
b.
Impor adalah Perdagangan dengan cara
memasukkan barang dari luar negeri ke dalam wilayah Indonesia dengan memenuhi
ketentuan yang berlaku. Dinyatakan dalam Juta USD.
Variable Dependen (Y) :
a.
Cadangan devisa adalah stok mata uang asing
yang dimiliki suatu negara dan disimpan oleh bank sentral yang dapat digunakan
untuk transaksi atau pembayaran internasional. Diukur dalam Milliar USD.
OBJEK
“
Indonesia ”
METODE
PENELITIAN
a. Jenis dan Sumber Data
Jenis data yang digunakan dalam penelitian
ini adalah data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber, antara lain yang
diperoleh dari Statistik Ekonomi Moneter Indonesia (Bank Indonesia),
jurnal-jurnal ilmiah, serta literatur-literatur lain yang berkaitan dengan
topik penelitian ini.
Data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah data time series yang berkurun waktu 27 tahun (1985 – 2011). Data
tersebut diolah kembali sesuai dengan kebutuhan model yang digunakan.
b. Metode Analisis
Penelitian ini menggunakan metode analisis
ekonometrika. yaitu model regresi berganda dengan metode kuadrat terkecil
sederhana OLS (Ordinary Least Square). Penaksiran OLS merupakan penaksiran tak
bias linear yang terbaik (best linear
unbiased estimator/BLUE). Fungsi persamaan umum yang akan diestimasi dalam
penelitian ini adalah:
CD = βo + β1X + β2M + e
Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah logaritma berganda. Persamaan regresi ditransformasikan ke logaritma
berganda dengan menggunakan logaritma natural (ln), logaritma terhadap basis e.
Variabel-variabel yang masih bersatuan milyaran rupiah di transformasikan
kedalam satuan persen (%). Model ini merupakan model regresi linear karena
variable Y , X1 dinyatakan dalam bentuk logaritma. Karena bentuk linieritasnya maka
model ini disebut log-ganda atau log linear. (Gujarati, 2006:218) Persamaan
diatas ditransformasikan dalam bentuk log sehingga menjadi linear:
1nCD = βo + β1 lnX + β2 lnM + e
ALAT
ANALISIS
a.
Uji
Signifikansi Simultan (Uji Statistik F)
Nilai F hitung digunakan untuk menguji
ketepatan model (goodness of fit). Uji F ini juga sering disebut sebagai uji
simultan, untuk menguji apakah variabel bebas yang digunakan dalam model mampu
menjelaskan perubahan nilai variabel tergantung atau tidak.
b.
Uji
Signifikansi Parsial Individu (Uji Statistik T)
Nilai t hitung digunakan untuk menguji apakah
variabel tersebut berpengaruh secara signifikan terhadap variabel tergantung
atau tidak.
c. Uji Koefisien Determinasi (R2)
Nilai R2 disebut juga koefisien
determinasi. Koefisien determinasi bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh
kemampuan model regresi dalam menerangkan variasi variabel terikat.
Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis
deskriptif kuantitatif dengan menggunakan teori-teori dan data-data yang
berhubungan dengan penelitian ini. Analisis data digunakan untuk
menyederhanakan data yang telah diperoleh ke dalam bentuk yang lebih mudah
dibaca dan diinterpretasikan. Pada penelitian ini, dalam menganalisis data
menggunakan menggunakan software Microsoft Excel 2007 dan kemudian diolah
menggunakan E- Views 7. Hal ini dilakukan agar hasil yang di peroleh lebih
dapat telihat perbedaan pengaruh antara masing-masing variabel terhadap Keseimbangan
Primer.
HASIL
1.
Ekspor
berpengaruh positif dan signifikan terhadap cadangan devisa. Hal ini
ditunjukkan oleh koefisien regresi Ekspor yaitu sebesar (+2.131461). Artinya
setiap kenaikan Ekspor sebesar 1 juta US$ maka cadangan devisa akan naik
sebesar 2.131461 juta US$, ceteris paribus.
2.
Impor
berpengaruh negatif dan signifikan terhadap cadangan devisa. Hal ini
ditunjukkan oleh koefisien regresi Impor yaitu sebesar (-0.911416). Artinya
setiap kenaikan Impor sebesar 1 juta US$ maka cadangan devisa akan turun
sebesar 0.911416 juta US$, ceteris paribus.
3.
Secara
bersama-sama variabel Ekspor dan Impor berpengaruh signifikan terhadap Cadangan
devisa. Hal ini ditunjukkan oleh Nilai F-tabel dengan derajat kebebasan (0,01)
dan α = 1% adalah 5.61. Dari hasil regresi diketahui bahwa nilai F-hitung
adalah 518.0910. Dengan demikian F-hitung lebih besar dari nilai F-tabel.
4.
Hasil
regresi diketahui bahwa nilai R2 adalah 0.977362 = 97.73% yang
berarti bahwa kontribusi atau sumbangan dari variabel bebas Ekspor, Impor
secara bersama-sama terhadap variasi naik turunya variabel Cadangan devisa
adalah sebesar 97.73%, sisanya 2.27% disumbangkan oleh variabel lain yang tidak
termasuk didalam model.
KESIMPULAN
1.
Hasil
penelitian diperoleh ekspor berpengaruh positif dan signifikan terhadap
cadangan devisa, sementara impor berpengaruh negatif dan signifikan terhadap
cadangan devisa. Artinya, jika ekspor naik maka posisi cadangan devisa akan
naik dan jika impor naik maka posisi cadangan devisa akan turun.
2.
Hasil
analisis data yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa secara
simultan maupun secara parsial variabel ekspor dan impor berpengaruh signifikan
terhadap cadangan devisa di Indonesia. Artinya, jika ekspor naik maka posisi
cadangan devisa akan naik dan jika impor naik maka posisi cadangan devisa akan
turun.
Komentar
Posting Komentar